• Menu
  • Lycoris
  • Category
    • Animation
    • Nature
    • People
    • Technology
    • Vogue
    • Other
  • Tools
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked
  • Menu
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked
  • Sub Menu
    • CSS
    • jQuery
    • Cookies
    • Wicked

Cerita Dewasa Terbaru

  • Home
  • Contact
  • Sitemap
  • Static Page
Menu
AGEN BOLA Agen Bola Piala Dunia 2018 Bandar bola Bandar Bola Piala Dunia 2018 BECEK Cerita Sex Tante-tante Memek Becek Sex Party Campus Sampai Bosen | CERITA SEX

Sex Party Campus Sampai Bosen | CERITA SEX


Saat itu aqu harus mengambil sebuah mata kuliah umum yg beloem kuambil, yaitu kewirausahaan. Kebetulan saat itu aqu kebagian kelas dgn faqultas sipil, agak jauh dari gedung faqultasku, di sana mahasiswanya mayoritas lelaki pribumi, yg perempuannya hanya enam orang termasuk aqu.

Tak heran aqu sering menjadi pusat perhatian lelaki-lelaki di sana, beberapa bahkan sering curi-curi pandang mengintip badanku kalo aqu sedang memakai pakaian yg menggoda, aqu sih telah terbiasa dgn tatapan-tatapan liar seperti ini, terlebih lagi aqu juga cenderung eksibisionis, jadi aqu sih cuek-cuek aja.

Hari itu mata kuliah yg bersangkutan ada kuliah tambahan karena dosennya beberapa kali tak masuk akibat sibuk dgn kuliah S3-nya. Kuliah diadakan pada jam lima sore. Seperti biasa kalo kuliah tambahan pada jam-jam seperti ini saatnya lebih cepat, satu jam saja telah bubar. Namun bagaimanapun saat itu langit telah gelap hingga di kampus hampir tak ada lagi mahasiswa yg nongkrong.


Keloear dari kelas aqu terlebih duloe ke toilet yg hanya berjarak empat ruangan dari kelas ini untuk buang air kecil sejenak, serem juga nih sendirian di WC kampus malam-malam begini, tetapi aqu segera menepis segala baygan menaqutkan itu. Setelah cuci tangan aqu buru-buru keloear menuju lift (di tingkat lima). Sewaktu menunggu lift aqu terkejut karena ada yg menyapa dari belakang. Ternyata mereka adalah tiga orang mahasiswa yg juga sekelas dgnku tadi, yg tadi menyapaqu aqu tahu orangnya karena pernah duduk di sebelahku dan mengobrol sesaat kuliah, namanya Adi, badannya kurus tinggi dan berambut jabrik, mukanya jauh dari tampan dgn bibir tebal dan mata besar. Sedangkan yg dua lagi aqu tak ingat namanya, hanya tahu tampang, belakangan aqu tahu yg rambutnya gondrong dikuncir itu namanya Jembloenk dan satunya lagi yg mukanya mirip Arab itu namanya Fariz, badannya lebih berisi dan kekar dibandingkan Adi dan Jembloenk yg lebih mirip pemakai narkoba.

“Kok baru turun sekarang Ci?” sapa Adi berbasa-basi.
“Abis dari WC, loe orang juga ngapain duloe?” jawabku.
“Biasalah, ngerokok duloe bentar” jawabnya.

Lift terbuka dan kami masuk bersama, mereka berdiri mengelilingiku seperti mengepungku hingga jantungku jadi deg-degan merasakan mata mereka memperhatikan badanku yg terbungkus rok putih dari bahan katun yg menggantung di atas loetut serta kaos pink dgn aksen putih tanpa lengan. Meski demikian, terus terang gairahku terpicu juga dgn suasana di ruangan kecil dan dgn dikelilingi para lelaki seperti ini hingga rasa panas mulai menjalari badanku.

“Langsung pulang Ci?” tanya Jembloenk yg berdiri di sebelah kiriku.
“Hemm” jawabku singkat dgn anggukan kepala.
“Jadi udah gak ada kegiatan apa-apa lagi dong setelah ini?” si Adi menimpali.
“Ya gitulah, paling nonton di rumah” jawabku lagi.
“Wah kebetulan.. Kalo gitu loe ada saat sebentar buat kita dong!” sahut Jembloenk.
“Eh.. Buat apa?” tanyaqu lagi.

Sebeloem ada jawaban, aqu telah dikagetkan oleh sepasang tangan yg memeloekku dari belakang dan seperti telah diberi aba-aba, Fariz yg berdiri dekat tombol lift menekan sebuah tombol sehingga lift yg sedang menuju tingkat dua itu terhenti. Tas jinjingku sampai terlepas dari tanganku karena terkejut.

“Heh.. Ngapain loe orang?” ujarku panik dgn sedikit rontaan.
“Hehehe.. Ayolah Ci, having fun dikit kenapa? Stress kan, kuliah seharian gini!” ucap Adi yg mendekapku dgn nafas menderu.
“Iya Ci, di sipil kan gersang perempuan nih, jarang ada perempuan kaya lo gini, loe bantu hibur kita dong” timpal Fariz.
Srr.. Sesosok tangan menggerayg masuk ke dalem rok miniku. Aqu tersentak sewaktu tangan itu menjamah pangkal pahaqu laloe mulai menggosok-gosoknya dari loear.
“Eengghh.. Kurang ajar!” ujarku lemah. Aqu sendiri sebenarnya menginginkannya, namun aqu tetap berpura-pura jual mahal untuk menaikkan derajatku di depan mereka.

Mereka menyeringai mesum menikmati ekpresi wajahku yg telah terangsang. Rambutku yg dikuncir memudahkan Adi menciumi leher, telinga dan tengkukku dgn ganas sehingga birahiku naik dgn cepat. Fariz yg tadinya hanya meremasi dadaqu dari loear kini mulai menyingkap kaosku laloe cup breast houlder-ku yg kanan dia turunkan, maka menyembullah buah dada kananku yg nampak lebih mencuat karena masih disangga breast houlder. Diletakkannya telapak tangannya di sana dan meremasnya pelan, kemudian kepalanya mulai merunduk dan lidahnya kurasakan menyentuh pentilku.

Sembari menyusu, tangannya aktif mengeloesi paha muloesku. Tanpa kusadari, celana dalemku kini telah merosot hingga ke loetut, bokong dan kemaloeanku terbuka telah. Jari-jari Jembloenk telah memasuki kemaluanqu dan menggelitik bagian dalemnya. Badanku menggelinjang dan mendesah saat jarinya menemukan klitorisku dan menggesek-gesekkan jarinya pada daging kecil itu.

Aqu merasakan sensasi geli yg loear biasa sehingga pahaqu merapat mengapit tangan Jembloenk. Rasa geli itu juga kurasakan pada telingaqu yg sedang dijilati Adi, hembusan nafasnya membuat buloe kudukku merinding. Tangannya menjalar ke dadaqu dan mengeloearkan buah dadaqu yg satu lagi. Diremasinya buah dada itu dan pentilnya dipilin-pilin, kadang dipencet atau digesek-gesekkan dgn jarinya hingga menyebabkan benda itu semakin membengkak. Badanku serasa lemas tak berdaya, pasrah membiarkan mereka menjarah badanku.

Melihatku semakin pasrah, mereka semakin menjadi-jadi. Kini Fariz memagut bibirku, bibir tebal itu menyedot-nyedot bibirku yg mungil, lidahnya masuk ke muloetku dan menjilati rongga di dalemnya, kubalas dgn menggerakkan lidahku sehingga lidah kami saling jilat, saling hisap, sementara tangannya telah meremas bongkahan bokongku, kadang jari-jarinya menekan anusku. Tonjolan keras di balik celana Adi terasa menekan bokongku. Secara refleks aqu menggerakkan tanganku ke belakang dan meraba-raba tonjolan yg masih terbungkus celana itu.

Buah dada kananku yg telah ditinggalkan Fariz jadi basah dan meninggalkan bekas gigitan kini beralih ke tangan Adi, dia kelihatan senang sekali memainkan pentilku yg sensitif, setiap kali dia pencet benda itu dgn agak keras badanku menggelinjang disertai desahan. Si Jembloenk malah telah membuka celananya dan mengeloearkan kemaluannya yg telah tegang. Masih sembari berciuman, kugerakkan mataqu memperhatikan miliknya yg panjang dan berwarna gelap tetapi diameternya tak besar, ya sesuailah dgn badannya yg kerempeng itu.

Diraihnya tanganku yg sedang meraba selangkangan Adi ke kemaluannya, kugenggam benda itu dan kurasakan getarannya, satu genggamanku tak cukup menyeloebungi benda itu, jadi ukurannya kira-kira dua genggaman tanganku.

“Ini aja Ci, burung gua kedinginan nih, tolong hangatin dong!” pintanya.
“Ahh.. Eemmhh!” desahku sembari mengambil udara begitu Fariz melepas cumbuannya.
“Gua juga mau dong, udah gak tahan nih!” ujar Fariz sembari membuka celananya.

Wow, sepertinya dia memang ada darah Arab, soalnya ukurannya bisa dibilang menakjubkan, panjang sih tak beda jauh dari Jembloenk tetapi yg ini lebih berurat dan lebar, dgn ujungnya yg disunat hingga menyerupai helm tentara. Jantungku jadi tambah berdegup membaygkan akan ditusuk olehnya, berani taruhan punya si Adi juga pasti kalah darinya.


Adi melepaskan dekapannya padaqu untuk membuka celana, saat itu Fariz menekan bahuku dan memintaqu berloetut. Aqu pun berloetut karena kakiku memang telah lemas, kedua kemaluan tersebut bagaikan pistol yg ditodongkan padaqu, tak.. bukan dua, sekarang malah tiga, karena Adi juga telah mengeloearkan miliknya. Benar kan, milik Fariz memang paling besar di antara ketiganya, disusul Adi yg lebih berisi daripada Jembloenk. Mereka bertiga berdiri mengelilingiku dgn senjata yg mengarah ke wajahku.

“Ayo Ci, jilat, siapa duloe yg mau loe servis”
“Yg gua aja duloe Ci, dijamin gue banget!”
“Ini aja duloe Ci, gua punya lebih gede, pasti puas deh!”

Demikian mereka saling menawarkan kemaluannya untuk mendapat servis dariku seperti sedang kampanye saja, mereka menepuk-nepuk miliknya pada wajah, hidung, dan bibirku sampai aqu kewalahan menentukan pilihan.

“Aduh.. Iya-iya sabar dong, semua pasti kebagian.. Kalo gini terus gua juga bingung dong!” kataqu sewot sembari menepis senjata mereka dari mukaqu.
“Wah.. Marah nih, ya udah kita biarin Citra yg milih aja, demokratis kan?” kata Jembloenk.
Setelah kutimbang-timbang, tangan kiriku meraih kemaluan Jembloenk dan yg kanan meraih milik Fariz laloe memasukkannya pelan-pelan ke muloet.

Cerita Seks Remaja : “Weh.. Sialan loe, gua hanya kebagian tangannya aja!” gerutu Jembloenk pada Fariz yg hanya ditanggapinya dgn nyengir tanda kemenangan.
“Wah gua kok gak diservis Ci, gimana sih!” Adi protes karena merasa diabaikan olehku.
Sebenarnya bukan mengabaikan, tetapi aqu harus memakai tangan kananku untuk menuntun kemaluan Fariz ke muloetku, setelah itu barulah kugerakkan tanganku meraih kemaluan Adi untuk menenangkannya. Kini tiga kemaluan kukocok sekaligus, dua dgn tangan, satu dgn muloet.

Lima belas menit lewat telah, aqu ganti mengoral Adi dan Fariz kini menerima tanganku. Tak lama kemudian, Jembloenk yg ingin mendapat kenikmatan lebih dalem melepaskan kocokanku dan pindah berloetut di belakangku. Kaitan breast houlder-ku dibukanya sehingga breast houlder tanpa tali pundak itu terlepas, begitu juga celana dalem hitamku yg masih tersangkut di kaki ditariknya lepas. Lima menit kemudian tangannya menggeraygi buah dada dan kemaluanqu sembari menjilati leherku dgn lidahnya yg panas dan kasar. Bokongku dia angkat sedikit sampai agak menungging.

Kemudian aqu menggeliat sewaktu kurasakan hangat pada liang kemaluanqu. Kemaluan Jembloenk telah menyentuh kemaluanqu yg basah, dia tak memasukkan semuanya, hanya sebagian dari kepalanya saja yg digeseknya pada bibir kemaluanqu sehingga menimbulkan sensasi geli saat kepalanya menyentuh klitorisku.

“Uhh.. Nakal yah loe!” kataqu sembari menengok ke belakang.
“Aahh..!” jeritku kecil karena selesai berkata demikian Jembloenk mendorong pinggulnya ke depan sampai kemaluan itu amblas dalem kemaluanqu.

Dgn tangan mencengkeram buah dadaqu, dia mulai menggenjot badanku, kemaluannya bergesekan dgn dinding kemaluanqu yg bergerinjal-gerinjal. Aqu tak bisa tak mengerang setiap kali dia menyodokku.

“Hei Ci, yg gua jangan ditinggalin nih” sahut Adi seraya menjejalkan kemaluannya ke muloetku sekaligus meredam eranganku.

Aqu semakin bersemangat mengoral kemaluan Adi sembari menikmati sodokan-sodokan Jembloenk, kemaluan itu kuhisap kuat, sesekali lidahku menjilati ‘helm’nya. Jurusku ini membuat Adi blingsatan tak karuan sampai dia menekan-nekan kepalaqu ke selangkangannya. Kocokanku terhadap Fariz juga semakin dahsyat hingga desahan ketiga lelaki ini memenuhi ruangan lift.

Teknik oralku dgn cepat mengirim Adi ke puncak, kemaluannya seperti membengkak dan berdenyut-denyut, dia mengerang dan meremas rambutku..

“Oohh.. Anjing.. Ngecret nih gua!!”
Muncratlah cairan kental itu di muloetku yg langsung kujilati dgn raqusnya. Keloearnya banyak sekali sehingga aqu harus buru-buru menelannya agar tak tumpah. Setelah lepas dari muloetku pun aqu masih menjilati sisa sperma pada batangnya. Fariz memintaqu agar menurunkan frekuensi kocokanku.


“Gak usah buru-buru..” demikian katanya.
“Cepetan Blunk, kita juga mau ngerasain kemaluannya, kebelet nih!” kata Fariz pada Jembloenk.
“Sabar jek.. Uuhh.. Nanggung dikit lagi.. Eemmhh!” jawab Jembloenk dgn terengah-engah.
Genjotan Jembloenk semakin kencang, nafasnya pun semakin memburu menandakan bahwa dia akan orgasme. Kami mengatur tempo genjotan agar bisa keloear bersama.
“Uhh.. Uhh.. Udah mau Ci, boleh di dalem gak?” tanyanya.
“Jangan.. gue lagi subur.. Ah.. Aahh!!” desahku bersamaan dgn klimaks yg menerpa.
“Hei, jangan sembarangan buang peju, ntar gua mana bisa jilatin kemaluannya!” tegur Adi.
Jembloenk menyusul tak sampai semenit kemudian dgn meremas kencang buah dadaqu hingga membuatku merintih, kemudian dia mencabut kemaluannya dan menumpahkan isinya ke punggungku.

“Ok, next please” Jembloenk mempersilakan giliran berikut.

Adi langsung menyambut badanku dan memapahku berdiri. Disandarkannya punggungku pada dinding lift laloe dia mencium bibirku dgn lembut sembari tangannya meneloesuri lekuk-lekuk badanku, kami ber-french kiss dgn panasnya. Serangan Adi mulai turun ke buah dadaqu, tetapi hanya dia kuloem sebentar, laloe dia turun lagi hingga berjongkok di depan kemaluanqu. Gesper dan resleting rokku dia loecuti hingga rok itu merosot jatuh. Dia menatap dan mengendusi kemaluanqu yg tertutup rambut lebat itu, tangan kanannya mulai mengeloesi kemaloeanku sembari mengangkat paha kiriku ke bahunya. Jari-jarinya mengorek liang kemaluanqu hingga mengenai klitoris dan G-spotku.

“Sshh.. Di.. Oohh.. Aahh!!” desisku sembari meremas rambutnya sewaktu lidahnya mulai menyentuh bibir kemaluanqu.
Aqu mengigit-gigit bibir menikmati jilatan Adi pada kemaluanqu, lidahnya bergerak-gerak seperti ular di dalem kemaluanqu, daging kecil sensitifku juga tak loeput dari sapuan lidah itu, kadang diselingi dgn hisapan. Hal ini membuat badanku menggeliat-geliat, mataqu terpejam menghayati permainan ini. Tiba-tiba kurasakan sebuah gigitan pelan pada pentil kiriku, mataqu membuka dan menemukan kepala Jembloenk telah menempel di sana sedang mengenyot buah dadaqu. Fariz berdiri di sebelah kananku sembari meremas buah dadaqu yg satunya.
“Ci, buah dada loe gede banget sih, ukuran BH-nya berapa nih?” tanyanya.
“Eenngghh.. Gua 34B.. Mmhh!” jawabku sembari mendesah.
“Udah ada pacar lo Ci?” tanyanya lagi.

Aqu hanya menggeleng dgn badan makin menggeliat karena saat itu lidah Adi dgn liar menyentil-nyentil klitorisku. Sensasi ini ditambah lagi dgn Fariz yg menyapukan lidahnya yg tebal ke leher jenjangku dan mengeloesi bokongku. Sebeloem sempat mencapai klimaks, Adi berhenti menjilat kemaluanqu. Dia mulai berdiri dan menyuruh kedua temannya menyingkir duloe.
“Minggir duloe jek.. Gua mo nyoblos nih! Walah.. Nih buah dada jadi bau jigong loe gini Blunk!” omelnya pada Jembloenk yg hanya ditanggapi dgn seringainya yg mirip kuda nyengir.
Paha kiriku diangkat hingga pinggang, laloe dia menempelkan kepala kemaluannya pada bibir kemaluanqu dan mendorongnya masuk perlahan-lahan.


“Ooh.. Di.. Aahh.. Ahh!” desahku dgn memeloek erat badannya saat dia melaqukan penetrasi.
“Aakkhh.. Yahud banget kemaluan loe Ci.. Seret-seret basah!”
Kemudian Adi mulai memompa badanku, rasanya sungguh sulit diloekiskan. Kemaluan kokoh itu menyodok-nyodokku dgn brutal sampai badanku terlonjak-lonjak, keringat yg bercucuran di badanku membasahi dinding lift di belakangku. Eranganku kadang teredam oleh loematan bibirnya terhadapku. Senjatanya keloear-masuk berkali-kali hingga membuat mataqu merem-melek merasakan sodokan yg nikmat itu. Aqu pun ikut maju mundur merespons serangannya. Saat itu kedua temannya hanya menonton sembari memegangi senjata masing-masing, mereka juga menyoraki Adi yg sedang menggenjotku seolah memberi semangat.
Sementara dia berpacu di antara kedua pahaqu, aqu mulai merasakan klimaks yg akan kembali menerpa. Badanku bergetar hebat, peloekanku terhadapnya juga semakin erat. Akhirnya keloearlah desahan panjang dari muloetku bersamaan dgn melelehnya cairan kewanitaanku lebih banyak daripada sebeloemnya. Namun dia masih bersemangat menggenjotku, bahkan bertambah kencang dan bertenaga, nafasnya yg menderu-deru menerpa wajahku.

“Uuhh.. Uuh.. Ci.. Yeeahh.. Hampir!” geramnya di dekat wajahku.
Badannya berkelojotan diiringi desahan panjang, kemudian ditariknya kemaluannya lepas dari kemaluanqu dan menyemprotlah isinya di perutku. Dia pun laloe ambruk ke depanku sembari memagut bibirku mesra. Karena Adi melepaskan pegangannya terhadapku, pelan-pelan badanku merosot hingga terduduk bagai tak bertulang, begitu pun dgnnya yg bersandar di lift dgn nafas ngos-ngosan. Aqu meminta Jembloenk mengambilkan tissue dari tasku, aqu laloe menyeka keringat di keningku juga ceceran sperma pada perutku sembari menjilat jari-jariku untuk mendapatkan ceceran sperma itu. Hingga kini pakaian yg masih tersisa di badanku hanya sepatu dan kaos yg telah terguloeng ke atas.

Tenggang saat ke babak berikutnya kurang dari lima menit, Fariz setelah meminta ijin dahuloe, memegangi kedua pergelangan kakiku dan membentangkannya. Ditatapnya sebentar loebang merah merekah di tengah buloe-buloe hitam itu, kedua temannya juga ikut memandangi daerah itu.

“Ayo dong.. Pada liatin apa sih, maloe ah!” kataqu dgn memalingkan muka karena merasa risi dipelototi bagian ituku, namun sesungguhnya aqu malah menikmati menjadi objek seks mereka.
“Hehehe.. Maloe apa mau nih!” ujar Jembloenk yg berjongkok di sebelahku sembari mencubit pentilku.
“Loe udah gak virgin sejak kapan Ci? Kok kemaluannya masih OK?” tanya Fariz sembari menatap liang itu lebih dekat.
“Enam belas, saat SMA duloe” jawabku.

Kami ngobrol-ngobrol sejenak diselingi senda gurau hingga akhirnya aqu meminta lagi karena gairahku telah kembali, ini dipercepat oleh tangan-tangan mereka yg selaloe merangsang titik-titik sensitifku. Fariz menarikku sedikit ke depan mendekatkan kemaluannya pada kemaluanqu laloe mengarahkan benda itu pada sasarannya. Uuh.. Kemaluanqu benar-benar terasa sesak dan penuh dijejali oleh kemaluannya yg perkasa itu. Cairan kemaluanqu melicinkan jalan masuk baginya.

“Aa.. aadduhh, pelan-pelan dong!” aqu mendesah lirih sesaat Fariz mendorong agak kasar. Sembari menggeram-geram, dia memasukkan kemaluannya sedikit demi sedikit hingga terbenam seloeruhnya dalem kemaluanqu.
“Eengghh.. Ketat abis, kemaluan Cina emang sipp!” ceracaunya.

Dia menggenjot badanku dgn liar, semakin tinggi tempo permainannya, semakin aqu dibuatnya kesetanan. Sementara Jembloenk sedang asyik bertukar loedah dgnku, lidahku saling jilat dgn lidahnya yg ditindik, tanganku menggenggam kemaluannya dan mengocoknya. Sebuah tangan meraih buah dadaqu dan meremasnya lembut, ternyata si Adi yg berloetut di sebelahku.

“Bersihin dong Ci, masih ada sisa tadi!” pintanya dgn menyodorkan kemaluannya ke muloetku saat muloet Jembloenk berpindah ke leherku.

Serta merta kuraih kemaluan itu, hhmm, masih lengket-lengket bekas persenggamaan barusan, kupakai lidahku menyapu batangnya, setelah beberapa jilatan baru kumasukkan ke muloet, aqu dapat melihat ekspresi kenikmatan pada wajahnya akibat teknik oralku.
Tak lama kemudian, Jembloenk berkelojotan dan bergumam tak jelas, sepertinya dia akan klimaks. Melihat reaksinya kupercepat kocokanku hingga akhirnya cret.. cret.. Spermanya berhamburan mendarat di sekitar dada dan perutku, tanganku juga jadi belepotan cairan seperti susu kental itu. Saat itu aqu masih menikmati sodokan Fariz sembari menguloem kemaluan Adi.

Kemudian Adi mengajak berganti posisi, aqu dimintanya berposisi doggy, Fariz dari belakang kembali menusuk kemaluanqu dan dari depanku Adi menjejalkan kemaluannya ke muloetku. Kuloemanku membuat Adi berkelojotan sembari meremas-remas rambutku sampai ikat rambutku terlepas dan terurailah rambutku yg sebahu itu. Kemaluan itu bergerak keloear-masuk semakin cepat karena kemaluanqu juga telah basah sekali.

Tak sampai sepuloeh menit kemudian muncratlah sperma Adi memenuhi muloetku, karena saat itu genjotan Fariz bertambah ganas, hisapanku sedikit buyar sehingga cairan itu tumpah sebagian meleleh di pinggir bibirku. Setelah Adi melepas kemaluannya, aqu bisa lebih fokus melayani Fariz, aqu ikut menggoyg pinggulku sehingga sodokannya lebih dalem.

Bunyi ‘plok-plok-plok’ terdengar dari hentakan selangkangan Fariz dgn bokongku. Muloetku terus mengeloearkan desahan-desahan nikmat, sampai beberapa menit kemudian badanku mengejang hebat yg menandakan orgasmeku. Kepalaqu menengadah dan mataqu membeliak-beliak, sungguh fantastis kenikmatan yg diberikan olehnya. Kontraksi otot-otot kemaloeanku sesaat orgasme membuatnya merasa nikmat juga karena otot-otot itu semakin menghimpit kemaluannya, hal ini menyebabkan goygannya semakin liar dan mempercepat orgasmenya. Dia mendengus-dengus berkelojotan laloe tangannya menarik rambutku sembari mencabut kemaluannya.

“Aduh-duh, sakit.. Mau ngapain sih?” rintihku.

Dia tarik rambutku hingga aqu berloetut dan disuruhnya aqu membuka muloet. Di depan wajahku dia kocok kemaluannya yg langsung menyemburkan lahar putih. Semprotan itu membasahi wajahku sekaligus memenuhi muloetku.

“Gila, banyak amat sih, sampai basah gini gua!” kataqu sembari menjilati kemaluannya melaqukan cleaning service.

Setelah menuntaskan hasrat, Fariz melepaskanku dan mundur terhuyung-huyung sampai bersandar di pintu lift dimana badannya merosot turun hingga terduduk lemas. Dgn sisa-sisa tenaga aqu menyeret badanku ke tembok lift agar bisa duduk bersandar. Suasana di dalem lift jadi panas dan pengap setelah terjadi pergulatan seru barusan. Aqu mengatur kembali nafasku yg putus-putus sembari menjilati sperma yg masih belepotan di sekitar muloet, aqu bisa merasakan lendir hangat yg masih mengalir di selangkanganku.
Adi telah memakai kembali celananya tetapi masih terduduk lemas, dia mengeloearkan sebotol aqua dari tas loesuhnya, Jembloenk sedang berjongkok sembari menghisap rokok, dia beloem memakai celananya sehingga batang kemaloeannya yg mulai layu itu dapat terlihat olehku, Fariz masih ngos-ngosan dan meminta Adi membagi minumannya. Setelah minum beberapa teguk, Fariz menawarkan botol itu padaqu yg juga langsung kuraih dan kuminum. Kuteteskan beberapa tetes air pada tissue untuk melap wajahku yg belepotan.

Cerita Seks Remaja : Kami ngobrol-ngobrol ringan dan bertukar nomor HP sembari memulihkan tenaga. Aqu mulai memunguti pakaianku yg tercecer. Setelah berpakaian lengkap dan mengucir kembali rambutku, kami bersiap-siap pulang. Adi menekan tombol lift dan lift kembali meloencur ke bawah. Lantai dasar telah sepi dan gelap, jam telah hampir menunjukkan pukul tujuh. Lega rasanya bisa menghirup udara segar lagi setelah keloear gedung ini, kami pun berpisah di depan gedung sipil, mereka keloear lewat gerbang samping dan aqu ke tempat parkir.

Dalem perjalanan pulang, aqu tersenyum-senyum sendiri sembari mendengar aloenan musik dari CD-player di mobilku, masih terngiang-ngiang di kepalaqu kegilaan yg baru saja terjadi di lift kampus.
nonsense
Add Comment
AGEN BOLA, Agen Bola Piala Dunia 2018, Bandar bola, Bandar Bola Piala Dunia 2018, BECEK, Cerita Sex Tante-tante, Memek Becek
Wednesday, February 22, 2017
  • Share
  • Share

Related Posts

Newer Older Home

Weekly Posts

  • thumbnails
    Di Balik Kenikmatan Jilbab Bispak | CERITA SEX
  • thumbnails
    Diperkosa Oleh Teman Suamiku | CERITA SEX
  • Kecanduan Seks Dengan Adik Kandung Sendiri | CERITA SEX
  • thumbnails
    Tante Penjaga Villa Yang Selalu Menghangatkan Kontolku | Cerita Sex
  • Tubuh Mulus Yang Bernama Santy | CERITA SEX
  • thumbnails
    Seks Gila-Gilaan Dengan Istri Tetangga Yang Ditinggal Pergi Oleh Suami | CERITA SEX

Label

ABG Abg Horny ABG MESUM ADIK IPAR MENGGANTIKAN TUGAS SUAMIKU KETIKA AKU SEDANG BERGAIRAH | CERITA SEX Adikku Yang Pendiam Punya Nafsu Yang Besar | CERITA SEX AGEN BOLA AGEN BOLA PIALA DUNIA Agen Bola Piala Dunia 2018 Aku Di Perkosa 2 Teman Wanita Ku | CERITA SEX Aku Diperkosa oleh 3 Teman Kampusku di Lift | CERITA SEX Anak Buah Ortuku Membiarkanku Menikmatinya | CERITA SEX Anak Majikan Yang Masi Sempit Dan Hangat Anak Majikan Yang Masi Sempit Dan Hangat | BANDAR BOLA Arab Ayu B Bandar bola Bandar Bola Piala Dunia 2018 Bandar Bola Terpecaya bandar bola terpercaya Bandung BASAH BECEK Berawal Dari Hobi Berujung Happy | CERITA SEX Berbuat Mesum Dengan Teman Wanita Yang Menjadi TTM Ku | CERITA SEX Bercinta Dengan Ibuku Yang Seksi Di Malam Yang Sepi | CERITA SEX Berhubungan Intim Dengan Guru Anakku Yang Masih Perawan | CERITA SEX Berkencan Dengan PNS Cantik | CERITA SEX Bermain Bersama Sepupuhku Pada Malam Hari di Tempat Fitnes Bermain Dengan Bibi Kandung Sendiri | CERITA SEX Bermain Dengan Cewek perawan Bermain Dengan Dokter Ganteng | CERITA SEX Bermain Dengan Ibu Sendiri Bermain Dengan Kak Indah Kakak Kandungku | CERITA SEX Bermain Dengan Kakak Kandung Bermain Dengan Pramugari Cantik Dan Seksi Di Pesawat | CERITA SEX Bermain Dengan Pramugari Yang Cantik | CERITA SEX Bermain Dengan Sahabat Baik Suamiku Bernam Randy | CERITA SEX Bermain Dengan Tetangga Yang Cantik Dan Bohay | CERITA SEX Beronani Sambil Mengintip Anak Majikanku Yang Cantik Sambil Eksibisionis | CERITA SEX bersetubuh BOKEP INDO STREAMING Bude Asna Yang Hot | CERITA SEX Calon Istri Pamanku Berpaling dan Memberikan Perawannya Untukku | CERITA SEX CERIT Cerit ABG Sangek Cerit Perawan Cerita ABC Mesum Cerita Abc Sex Cerita ABG Belajar ngentot CERITA ABG MESUM Cerita ABG Sangek Cerita Anak SMA CERITA BOKEP Cerita Cabe-Cabean- Cerita Dewas Cerita Dewasa Cerita Dewasa Terupdate Cerita Dosen Cerita Horny Sedarah Cerita Hot Cerita Ibu Guru Cerita Ipar Cerita Istri Orang Cerita Janda CERITA MESUM Cerita Ngentot Cerita Ngentot Terbaru Cerita Ngeseks CERITA PANAS Cerita Pemerkosaan Cerita Perselingkuhan CERITA SANGEK Cerita Seks CERITA SEMI Cerita Sex Cerita Sex 2017 Cerita SEX ABG Cerita Sex ABG 17 tahun Haiper Sex Cerita Sex ABG. Cerita sex Bareng Pacar CERITA SEX Bermain Dengan Bibi Sendiri CERITA SEX Dengan Ibu Cerita Sex Dokter Cerita Sex Ibu Dosen Cerita Sex Istri Cerita Sex Janda Cerita sex Pacar Cerita Sex Paramugari CERITA SEX PEMBANTU CERITA SEX PNS CERITA SEX Sedarah Cerita Sex Sedarah 2018 Terbaru Cerita Sex Selingku Cerita Sex Tante-tante cerita sex terbaru Cerita Tante Cerita Tante Genit Cewe ABG CEWE ABG 17 dan Gadis Yang Baru Kukenal | CERITA SEX Daun Mudah Desahan Pemain Basket Perawan Putri Yang Sempat Menjadi Pacarku | CERITA SEX Dewasa Diperkosa Oleh Teman Suamiku | CERITA SEX Ditiduri Kakak Ipar Saat Aku Kesepian Ditingal Suamiku | CERITA SEX Enaknya Ngentot Dengan Ibu Tiri Dirumah Yang Sepi | Cerita Sex Fanny Gadis Cantik Teman Kantor Yang Mempunyai Libido Yang Tinggi | CERITA SEX Fitness Berujung ML di Hotel Dengan Seorang Wanita Cantik & Seksi | CERITA SEX Foto Bugil Gairah Nakal Wanita Karir | CERITA SEX Gairah Nikmatnya Tante Stella | CERITA SEX Gemas Dengan Puting Daun Muda Yang Baru Tumbuh | CERITA SEX Gentot Dengan Keponaan Yang Cantik | CERITA DEWASA Hubungan Terlarang Dengan Atasanku | CERITA SEX Indonesia Istri Istri Muda Ayahku Yang Ketagihan Ngentot Denganku | CERITA SEX Janda Jilat Memek Perawan Milik Gadis SMU Yang Suka Ngentot | CERITA SEX Kakak Ipar ku Yang Montok Dilanda Birahi Karena Obat Perangsangku | CERITA SEX Kecanduan Seks Dengan Adik Kandung Sendiri | CERITA SEX Keperawanan Keperawananku Diambil Oleh Papah Tiriku | CERITA SEX Kepergok Sedang Ngentot Dengan Tanteku Lia | CERITA SEX Kepergok Tante Kost Saat Menonton Blue Film | CERITA SEX Keperkasaan Bapak Kost Yang Memuaskanku | CERITA SEX KEPOLOSAN YANG MEMBUATKU TAK BEREAKSI SAAT ADA CEWEK YANG MERANGSANGKU | CERITA SEX Ketika Menonton Film Porno Bersama Baby Sitter Yang Cantik | CERITA SEX Kubiarkan Lelaki Lain Ngesek Dengan Istriku | CERITA SEX Kudapat Gadis Nakal dan Perawan | CERITA SEX Kurampas Perawan Murid Ibuku Dengan Obat Perangsang | CERITA SEX Melayani Nafsu Tante yang Hypersex | CERITA DEWASA Membuat Nafsu Cewekku Yang Keturunan India | CERITA SEX Memek Memek basah Memek Becek Memuaskan Nafsu Birahi Tanteku Yang Masih Awet Muda | CERITA SEX Mendapatkan Selimut Hangat | CERITA SEX MENGAJAK CEWE YANG NAKSIR PADAKU UNTUK BERSETUBUH DI SUATU VILLA | CERITA SEX Mengajar Les Privat Menjadi Brondong Kesayangan Dua Tante Genit | CERITA SEX Merasakan Memek Adik Pacar Yang Cantik Dan Tembem | CERITA SEX Mesum Dengan Tetangga Sebelah | CERITA SEX Mesum Dengan Wanita Jakarta | CERITA SEX ML dengan Cewek Kost Yang Cantik | CERITA SEX Ngentot NGENTOT BARENG CEWE KAMPUNG | BANDAR BOLA Ngentot Dengan Pacar Dan 2 Adiknya Yang Perawan | CERITA SEX Ngentot Dengan Wanita Yang Harusnya Jadi Istri Keduaku | CERITA SEX NGENTOT PEMBANTU LUGU | CERITA SEX Niat Beli Ayam Goreng Malah Dapat Kenikmatan Memek Tante Janda | CERITA SEX Nikmatnya Genjotan Burung Adik Iparku | CERITA SEX Nyonya Muda Menyuruhku Untuk Memenuhi Hasrat Sex nya | CERITA SEX Obat Awet Muda Tante Erni | CERITA SEX Oral Seks Dimobil Dengan Cewek Montok | CERITA SEX Pacarku Yang Mau Menelan Spermaku Ketika ML | CERITA SEX Pagi Hari Yang Mengoda | BANDAR BOLA Pelangganku Menyerahkan Istrinya Padaku | CERITA SEX Pembantu Pembantu Ku Yang Bisa Di Ajak Ngentot | Bandar Bola Pembantuku yang Manis | CERITA SEX Percintaan Yang Tak Sengaja | CERITA SEX PEREMPUAN NAKAL YANG MEMBANGKITKAN NAFSU SEKSKU DI SAAT LIBURAN | CERITA SEX Perkosa Tante Sebelah Rumah | BANDAR BOLA Permainan Birahi Yang Bikin Ketagihan | CERITA SEX Permainan Seks Threesome Antara Aku PERTAMA KALI MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL DENGAN PERAWAN | CERITA SEX Petama kali Ngentot Sama Perawan | Bandar bola Pramugari PSK Rasa Rindu Ngentot Dengan Pacar | CERITA SEX Ratih SALING MEMUASKAN TEMAN PECINTA SESAMA JENISKU SAAT LIBURAN | CERITA SEX Seks Dengan Wanita Desa Yang Memiliki Tubuh Seksi dan Nafsu Yang Sangat Tinggi | CERITA SEX Seks Gila-Gilaan Dengan Istri Tetangga Yang Ditinggal Pergi Oleh Suami | CERITA SEX Sepasang ABG Sange Onani Di Belakang Orang Tua | CERITA SEX Sisi Liar Mbak Ani SMA Sofa Nikmat | CERITA SEX SOPIRKU YANG JAGO MEMUASKAN DIRIKU!!! | BANDAR BOLA Sungguh Nikmatnya Tubuh Sepupu Istriku | CERITA SEX Tante Tante Gatal tante genit Tante Kesepian Yang Membutuhkan Belaikan Lelaki | CERITA SEX Tante kurang belaian Tante Menggodaku Ketika Paman Sedang Keluar Kota | CERITA SEX Tante Penjaga Villa Yang Selalu Menghangatkan Kontolku | Cerita Sex tante Sange Tante Seksi Butuh Biaya Untuk Nafkah Batin | CERITA SEX Tante-Tante Tanteku Sudah Lama Tidak Merasakan Sex Karena Terganggu Anaknya | CERITA SEX TERAPI SEKS BERSAMA DOKTER CANTIK DAN SEXY | CERITA SEX Tergoda Tubuh Semok Pejual Nasi Kuning | CERITA SEX Tidur Dengan Cewek Bispak Menjadi Pengalaman Seks Pertamaku | CERITA SEX Tidur Dirumah Tante Dan Memuaskan Nafsu Birahinya | CERITA SEX VEGINA VEGINA ISTRIKU SANGAT BASAH Video Cerita Dewasa Video Japanese Wanita Malam Yang Kesepian | CERITA SEX Wanita Penghibur

Recent Post

    Contact

    Name

    Email *

    Message *

    Search This Blog

    Powered by Blogger.

    Blog Archive

    • April 2018 (3)
    • March 2018 (28)
    • February 2018 (25)
    • January 2018 (29)
    • December 2017 (9)
    • November 2017 (2)
    • August 2017 (4)
    • July 2017 (11)
    • June 2017 (7)
    • May 2017 (13)
    • April 2017 (70)
    • March 2017 (133)
    • February 2017 (139)
    • December 2016 (1)
    • November 2016 (9)

    Report Abuse

    About Me

    nonsense
    View my complete profile

    copyright © 2017 Cerita Dewasa Terbaru All Right Reserved . Created by Idntheme . Powered by Blogger